Logo
Lightning Protection
Kami adalah agen tunggal dari Indelec Prevectron3 dan spesialis instalasi untuk proteksi petir
 Lightning Protection product of lightning prevectron 3
Phenomenal Lightning
Kondisi Awan Petir

Kondisi atmosfir bumi tertentu seperti suhu, tekanan udara dan kelembaban yang tinggi akan menyebabkan awan badai terbentuk. Hal ini akan memperbesar massa/ bobot awan yang terbentuk, pada bagian bawah awan biasanya merupakan jenis awan hujan, bagian bawah ini terdiri dari tetesan air sedangkan pada level yang lebih tinggi terdapat kandungan kristal-kristal es.

Gerakan yang disebabkan oleh angin dalam awan jenis ini akan menimbulkan muatan listrik (charging) dalam awan. Dengan pengaruh beban massa tetesan uap air tersebut akan memisahkan muatan listrik yang terbentuk. Pada bagian atas awan akan berkumpul muatan-muatan positif, sedangkan muatan negatif akan berkelompok pada bagian bawah awan.

Dalam keadaan tertentu terbentuk muatan listrik positif yang terdapat pada bagian bawah awan, walaupun dengan jumlah yang kecil. Awan bermuatan ini kemudian menciptakan beda potensial yang semakin tinggi dengan permukaan bumi. Dikarenakan kenaikan muatan pada awan negatif tersebut, maka medan listrik di atmosfer juga akan mempengaruhi keadaan mutan listrik yang ada di permukaan tanah. Kenaikan tegangan tanah ini berkisar antara 10 hingga15 kV/ meter. Pada situasi seperti ini potensi pelepasan muatan listri dari awan petir ke lingkungan sekitar akan meningkat.
(Gambar 1)

alt text

Gambar 1: distribusi muatan listrik di awan, dan perubahan nilai medan listrik di tanah.

Tahap Pembentukan Sambaran Petir

Tahap yang permulaan dari peristiwa sambaran petir dimulai dengan gerakan muatan listrik dengan intensitas rendah yang menuju ke tanah (downward leader) (Fig.2a).
Pada saat yang bersamaan, muatan listrik yang terdapat pada permukaan tanah meningkat menjadi lebih tinggi.

Setiap titik yang berada di permukaan tanah seperti tiang listrik, atap rumah, pepohonan atau penangkal petir di sekitarnya secara alamiah/ natural akan berlangsung serangkaian proses ionisasi berupa terjadinya pengisian debit muatan listrik pada sekitar benda tersebut. Ini adalah yang dimaksud dengan efek korona (corona effect) seperti yang tampak selama badai petir seperti warna biru yang berwarna menyelubungi permukaan tanah bila dilihat dari kejauhan, atau Madang-kadang fenomena ini terdengar menyerupai dengung lebah sesaat sebelum badai petir terjadi. Pada saat downward leader sudah cukup dekat menyentuh dengan tanah, ionisasi karena pengaruh efek korona tersebut meningkat, dan akhirnya berubah menjadi sebuah aliran arus listrik menuju ke atas: gerak keatas dari aliran arus listrik ini dinamakan upward leader (Gb. 0,2 b)

Ketika terjadi kontak antara uppward leader dan downward leader maka akan terbentuk jalur konduktif yang memungkinkan arus listrik yang lebih besar mengikuti masuk dalam jalr kondutif itu. Fenomena petir ini ditandai oleh flashing/ kilatan yang terang dan bunyi guntur yang keras bergemuruh. (Fig.2c) Sambaran petir ini dapat terdiri dari sejumlah jalur arus listrik yang berturut-turut, yang terpisah dalam jeda yang singkat.

Gbr.2: Karakteristik perkembangan proses petir yang terjadi

alt text

Berbagai jenis petir

Di daerah dengan iklim tropis, sebagian besar (sekitar 90%) dari petir adalah jenis negatif dimana debit ke bawah adalah berasal dari awan bermuatan negatif yang menuju ke tanah. (Fig.3a)

Kadang-kadang juga terdapat downward leader dapat menghasilkan arus bermuatan positif di dasar awan dan menyambar turun menuju ke tanah. Jenis petir ini disebut sambaran petir positif (Fig.3b)

Dalam kondisi atmosfer tertentu , upward leader dari petir dapat melonjak secara spontan dari suatu titik (misalnya puncak gunung, menara telekomunikasi atau bangunan tinggi). Petir yang dihasilkan dikenal sebagai sambaran petir upward leader positif (Fig.3c), atau, upward leader negatif yang menuju ke atas (Fig.3d)

alt text

Jenis Petir

alt text

Potensi kerusakan yang dimungkinkan akibat sambaran petir

alt text

Keterangan :

A & B : Induksi arus listrik pada jaringan distribusi akibat sambaran petir langsung.

C : Induksi arus listrik akibat sambaran petir tak langsung yang menimbulkan kopling magnetik
D : Sambaran petir langsung yang mengenai obyek bangunan
E: : Sambaran petir langsung yang mengenai tanah (menimbulkan beda potensial pada permukaan tanah)

F : Induksi arus listrik di sekitar penghantar dan jaringan yang terjadi akibat kopling magnetik

Bagaimana cara kerja INDELEC Prevectron?

alt text

Pada saat terdapat awan petir di udara maka akan terjadi perubahan tegangan permukaan tanah akibat dari perubahan medan magnetik, yang secara simultan terus dipengaruhi oleh muatan-muatan yang ada di udara.. Setelah mencapai kenaikan tegangan permukaan ingá tingkat tertentu – yakni antara 50 dan 100 kV / m – maka efek korona akan terjadi pada sekitar ujung-ujung benda di permukaan tanah, fase ini adalah proses yang memungkinkan untuk terjadinya jalur peluahan muatan yang semakin membesar antara upward leader dan downward leader. Setelah terjadi kontak kedua aliran tersebut maka akan terjadi stroke dan hal ini disebut dengan sambaran petir.

Animasi ESE System INDELEC Prevectron

Pada proses sambaran petir diatas diperlukan beberapa kondisi, sebagai berikut :
* Kehadiran elektron primer di bagian atas obyek terionisasi: elektron ini, yang nantinya akan dilepaskan dalam bentuk plasma, mendorong kenaikan debit arus untuk semakin meningkat.
* Ketersediaan plasma yang terbentuk pada waktu yang tepat (triggering time regulator) pada saat petir tepat akan menyambar.

Prevectron Features

Dalam penangkal petir Early Streamer Emisión System (ESE) INDELEC Prevectron ini terdapat beberapa blok bagian yang mendukung preforma sistem proteksi petir, antara lain :
• Pickup yang merupakan ujung metalik yang runcing tempat berlangsungnya proses efek korona. Pada ujung tersebut terbuat dari material tembaga atau stainless steel electronytic. Jalur konduktor petir ini terputus ke bumi untuk digunakan menghantarkan kilat mengalir ke bawah menuju pentanahan.

• Housing berbahan stainless steel tahan air, yang terdiri dari :
* Upper Electrode
* Sebuah perangkat memicu listrik hasil ionisasi.
* Lower Electrode

alt text

INDELEC Prevectron

Key Benedit of Prevectron ® 2

INDELEC Prevectron sebagai manufacturer konduktor petir menawarkan serangkaian manfaat utama, antara lain :

* Tersedia pilihan 5- tipe yang menawarkan solusi spesifik untuk setiap proyek (kendala easthetic, diperlukan kawasan lindung, dll)
* Operasional peralatan tersebut tidak membutuhkan sumber daya elektrik dari
Sumber listrik domestik.
* Kemampuan untuk bekerja dalam kondisi iklim ekstrim
* Terbukti, desain struktur yang kuat mampu menahan sambaran petir ingá 240 kA
* Konduktor Lightning hanya menjadi aktif ketika naik intensitas medan listrik (petir kemungkinan debit), yang ® PREVECTRON 2 menyajikan tidak bahaya ke situs
* Langsung instalasi & perawatan dengan menggunakan alat khusus yang dikembangkan oleh INDELEC, termasuk perangkat lunak perlindungan perhitungan, counter strike dan PREVECTRON tester ®
* High-tegangan hasil tes laboratorium yang tersedia berdasarkan permintaan
* Hasil tes Real-life & laporan ilmiah yang tersedia berdasarkan permintaan
* Ultra menangkap ujung-aman berkat kontinuitas listrik penuh antara ujung dan titik bumi
* ISO 9001-2000 proses manufaktur (sertifikat # 116.884)

Prevectron ® 2 fitur

INDELEC PRevectron terdapat 5 pilihan tipe yang tersedia dengan advanced technology : pickup pusat dan uppper electrode terbuat dari tembaga dengan kromium plating, chasing luar berbahan translucide berwarna biru termasuk didalamnya insulasi upper electrode. Bahan yang sama juga digunakan pada lower elektrode..
Versi Millenniumadalah versi terbaru dari INDELEC Prevectron yang telah secara khusus dirancang untuk beroperasi dengan kondisi iklim yang paling elstrim (kelembaban dan panas yang tinggi).

Prevectron ® 2 S6.60
Diam. 185 mm - H = 385 mm

alt text

Prevectron ® 2 S4.50
Diam. 185 mm - H = 385 mm

alt text

Prevectron ® 2 S3.40
Diam. 185 mm - H = 385 mm

alt text

prevectron2 TS2.25
Prevectron ® 2 TS2.25
Diam. 100 mm - H = 330 mm

alt text

prevectron2 TS2.10
Prevectron ® 2 TS2.10
Diam. 100 mm - H = 330 mm

alt text

Perlindungan radius

perlindungan A Prevectron ® 2 petir dirigen radius Rp, dihitung menurut rumus C NF 17-102 standar (Juli '95). Ini adalah jumlah Ona tergantung dari parameter:

* S T, uang muka tersebut memicu ® Prevectron '(lihat ringkasan pengujian pada ® Prevectron di laboratorium tegangan tinggi) yang memungkinkan ΔT untuk dihitung dengan menggunakan rumus: ΔL (m) = ΔT (μs)
* Perlindungan Tingkat I, II, atau III dipilih untuk instalasi sesuai dengan risiko disambar petir. (NF C 17-102, Lampiran B)
* Tinggi sebenarnya dari penangkal petir di atas permukaan yang akan dilindungi: h

Perlindungan Level I: D 20m h = (m) 2 3 4 5 10
(sesuaikan dengan web www.indelec.com )
Perlindungan Level II: D = 30m h (m) 2 3 4 5 10
(sesuaikan dengan web www.indelec.com )
Perlindungan Level III: D = 45m h (m) 2 3 4 5 10
(sesuaikan dengan web www.indelec.com )
Perlindungan Level IV: D 60m h = (m) 2 3 4 5 10
(sesuaikan dengan web www.indelec.com )

Ilustrasi Lightning Protection System ESE

alt text

Rp = √ (h (2D-h) + ΔL (2D + ΔL)) ; h > 5m. Di mana h < 5m, lihat tabel diatas.

D = 20, 30, 45 atau 60 tergantung pada level proteksi yang diperlukan.

h = tinggi tiang (dalam meter)

ΔL = 106ΔT

History of Lightning Protection

Proteksi Petir

Sistem Proteksi Eksternal Secara umum terdapat dua jenis sistem proteksi petir,yakni : perlindungan terhadap sambaran petir langsung (direct strike)dan perlindungan terhadap induksi akibat sambaran petir tak langsung (indirect strike)

Perlindungan terhadap bahaya sambaran petir langsung bertujuan untuk melindungi sisi luar bangunan/ outdoor area dari kerusakan fisik, struktur , kemungkinan meledak dan terbakar. System proteksi ini juga bertujuan melindungi personil agar terhindar dari cedera parah/ fatal injury hingga kematian akibat sambaran petir langsung ini.

Rod penangkal petir bertujuanmelindungi struktur terhadap sambaran petir langsung dan kemudian menyalurka arus petir petir tersebut menuju ke tanah dengan aman (melalui konduktor menuju sistem pentanahan)

Penelitian dan percobaan penggunaan penangkal petir model lightning rod ini sudah dimulai pada tahun 1753. Berikut ini sejarah perkembangan sains dan penelitian teknologi petir dari waktu ke waktu :

1753

Benjamin Franklin menciptakan desain konduktor petir yang pertama. Dia adalah orang pertama yang menunjukkan sifat listrik dari fenomena petir dengan percobaan menggunakan layang-layang. Masih dalam periode yang sama di Perancis, DALIBARD mengkonfirmasikan teori Di Marly dengan percobaan dengan sebuah batang logam yang dialiri listrik selama badai petir.

1880

Seorang fisikawan Belgia, bernama MELLSENS, merekomendasikan sistem perlindungan bangunan dengan menutup mereka dengan kabel logam terhubung ke serangkaian paku di atap dan kemudian juga dibumikan. Ini adalah model proteksi sangkar listrik terintegrasi yang pertama.

1986

Setelah beberapa dasa warsa penelitian tentang fenomena alam berupa petir maka diketemukanlah sebuah proto-tipe baru konduktor petir yang dirancang dan dikembangkan dengan memberikan dampak ionisasi yang lebih kuat di sekitar Terminal penangkal petir/ lightning rod melalui penggunaan instrumen elektrik. Indelec memulai untuk mengembangkan teori baru ini dan memiliki register-patent pertama di dunia untuk teknologi Early Streamer Emisión System ® PREVECTRON.

1996

PREVECTRON ® telah banyak digunakan dan sukses di Perancis dan di seluruh dunia selama 10 tahun. Sebagian besar uji lapangan (site test) dilaksanakan pada 1993, 1994, 1995 dan 1996 dalam kondisi petir yang riil di alam. Penelitian dan uji coba ini dlaksanakan di Amerika Serikat dan di Prancis oleh CEA (Komisi Energi Atom Perancis)..

1999

Indelec mendapatkan sertifikasi ISO 9002 yang disampaikan oleh BVQI untuk manufaktur dan pemasaran ® PREVECTRON.

2000

Indelec membuka anak perusahaan asing di benua amerika di Florida.

alt text

Sistem Proteksi Internal

Sistem proteksi petir internal bertujuan untuk mengamankan peralatan listrik dari bahaya induksi arus listrik yang diakibatkan oleh sambaran petir tak langsung. Sistem proteksi ini menggunakan peralatan yang disebut dengan Surge Protection Devices (SPD) yang dirancang untuk membatasi tegangan berlebih dalam periode waktu yang Sangay singkat/ sesaat yang ditimbulkan oleh impuls petir. Dalam hal ini impuls yang ditimbulkan oleh petir dapat mempengaruhi setiap jenis jaringan pengkabelan/ wiring, misal sistem power, saluran telekomunikasi, jaringan komputer, sistem remote control, TV dan jaringan CCTV.

Sambaran petir tak langsung/direct strike ini adalah fenomena yang mempengaruhi debit arus pada peralatan mulai dari peralatan bertegangan tinggi ingá instrumen elektronik yang digunakan di rumah/domestic. Pemilihan Surge Protection Device (SPD) didasarkan pada masing-masing model nominal peralatan dan arus puncak petir, dan tegangan operasional maksimum yang diperbolehkan, tingkat perlindungan/ protection level serta setting distribusi dari power suply yang digunakan.

Berikut ini Standar Surge Protection Device yang digunakan, antara lain :

* 61643-11 CEI: tegangan rendah SPD

* CEI 61643-12: Instalasi SPD tegangan rendah

* NFC 61740/95: tegangan rendah SPD

* NFC 15100 - 534 & 443: Perlindungan terhadap bahaya petir dan gangguan tegangan

Tegangan lebih.
List Referensi
REFERENCE LIST
LIGHTNING PROTECTION DIVISION
PERIOD 2017
NO NAME OF PROJECT LOCATION TYPE
1 CV. Sinar Utama Grounding Jakarta S.60
2 Gedung New Press PT. AHM Cibitung Plant III Cibitung S.60
3 UD Murni Padang S.60
4 YMPA STEP-1 NEW FACTORY Karawang S.60
5 PT. Sankio Cibitung TS.25
6 Proyek Rumah dinas PUSLABFOR Sentul S.40
7 Proyek Baileys Lagoon Ciputat S.40
8 PT. Multidaya Lokasakti Tanggerang S.60
9 Proyek Mitsuba Tanggerang S.60
10 Dwidaya Jakarta S.60
11 PT. Anugrah lancar Sejahtera Jakarta S.50
12 Proyek Universitas Atmajaya GOR BSD Tanggerang S.50
13 PT. Agusta Central Elektrindo Jakarta S.40
14 PT. MuliaGlass Cikarang S.60
15 Proyek Various KIIC karawang S.60
16 PT. Liberti Guna Yasa Bekasi S.60
17 PT. Sistemindo Kharisma Salatiga S.60
18 Proyek Hotel Santika Belitung S.450
19 Proyek Kapal Api Office Jatibaru Jakarta TS.10
20 Proyek BTC Mon Blanc Bekasi TS.25
21 CV. Sinar Utama Grounding Jakarta S.60
22 Proyek Various KIIC Karawang S.60
23 PT. Multi Karya Persada Jakarta S.60
24 PT. Guna Bestari Jaya Jakarta TS.25
25 PT. Sistemindo Kharisma Salatiga S.60
26 Bapak Rikel Laksono Jakarta S.60
27 Proyek Eka Boganti Jakarta S.60
28 Proyek BSIN Karawang S.60
29 Proyek Fuji Seat Sewing New Factory Karawang S.60
30 PT. Quantum Intra Teknik Jakarta TS.25
31 PT. Swadaya Union Naratama Jakarta S.40
32 Proyek Fuji Seat Sewing New Factory Karawang S.60
33 Proyek Tree Park Tangerang S.60
34 Proyek Asian Isuzu Casting Canter Karawang S.60
35 Proyek Hotel Santika Sukabumi S.40
36 Proyek Fuji Seat Sewing New Factory Karawang S.60
37 Proyek Honda sales Operation Majenang Jatim TS,25
38 Bpk. Iman Ammarullah Jakarta S.60
39 PT. Apuntewa Indonesia Tanggerang S.60
40 PT. Agusta Central Elektrindo Jakarta S.60
41 Ibu Hermin Thio Jakarta S.60
42 Proyek Hotel Amaris Jakarta S.40
43 CV. Sinar Utama Grounding Jakarta S.60
44 PT. Empat Tujuh Yogyakarta S.60
45 PT. Agusta Central Elektrindo Jakarta S.60
46 Proyek Transmart Palembang S,60
47 Proyek Universitas Ahmad Dahlan Jakarta S.60
48 Proyek Universitas Atmajaya BSD Tanggerang S,50
49 Proyek Balai Pertanian, Malang, Kediri Malang S.60
50 Proyek Balai Pertanian, Cikampek Cikampek S,60
51 Proyek PT. Manunggal Persada Properti Cikarang S,60
52 Proyek Kino Office Tower Jakarta S.60
53 proyek Riken Indonesia Expansion Factory Cikarang S,60
54 Proyek Springlake bekasi S,50
55 Proyek Mega Foamindo Jaya Cikokol Tanggerang S.40
56 UD Murni Padang S 6,60
57 PT. ICS Lestari Jakarta S.60
58 PT. Iskaba Pratama Jakarta S.60
59 PT. Primadian Jakarta S.60
60 PT. Agusta Central Elektrindo Jakarta S.60
61 proyek DTT Bekasi Timur Bekasi S.60
62 proyek DTT Cikarang Bekasi S.60
63 proyek DTT Cibitung Bekasi S.60
64 Proyek Unicharm Indonesia Various Works Karawang S 6,60
65 Proyek Sky Foam - MRO main Office Grounding purwakarta TS.25
66 Proyek Neoh Yolim - MRO cikarang S,40
67 Proyek SAT DC bali Bali S 6,60
68 PT. Multidaya Lokasakti mandiri Jakarta TS.10
69 PT. Abacus Kencana Industries Cikarang S,60
70 PT. Semen Padang Padang S.60
71 Proyek Asahimas chemical Cilegon S.60
72 CV. Multi Karya Indotama Bekasi S,60
73 PT. Agusta Centra Elektrindo Jakarta S,60
74 Bpk. Iwan Jakarta TS 2,10
75 Proyek Roy Residence Jakarta TS.25
76 Proyek Mangkuluhur City Tower B Jakarta S,60
77 Proyek unicharm Indonesia Variuos Work Karawang S,60
78 PT. Quantum Intrateknik Jakarta TS.25
79 PT. Agusta Centra Elektrindo Jakarta S,60
80 Proyek mangkuluhur City Tower A Jakarta S,60
81 Proyek Indofood BIC Expansion Karawang S,60
82 Proyek PT. Senkris KSK Kalimantan Kalimantan TS.10
83 PT. Golden Solution Indonesia Jakarta TS.10
84 PT. Agusta Centra Elektrindo Jakarta S,60
85 Proyek Signature Jakarta TS.10
86 PT. Agusta Centra Elektrindo Jakarta S,25
87 PT. Agusta Centra Elektrindo Jakarta S,60
88 PT. Agusta Centra Elektrindo Jakarta S.60
89 Proyek Honda Sales Operation Magelang TS,25
90 Proyek Office Deltomed - Alam Sutera Tanggerang S,60
91 Proyek Akasa Apartemen BSD S,60
92 PT. Best Energy System Jakarta S,60
93 PT. Best Energy System Jakarta S,60
94 PT. Dharma Moeljadi Jakarta TS 2,10
95 Proyek Springwood Residence Jakarta TS,25
96 Proyek Six Senses Bali S,60
97 PT. Broco Aerated Concrete Industry Serang S,60
98 Proyek Kohwa Precision Indonesia Karawang S,60
99 Proyek Hogy Indonesia Cikarang S,60
100 Proyek Dialog Bali Bali TS.25
101 Proyek Living Plaza Bandung Bandung S.60
102 PT. Putra Medan Suri Padang S,60
103 PT. Agusta Centra Elektrindo Jakarta S,40
104 Proyek Midtown Jakarta S,40
105 Proyek Transmart Pekanbaru S,60
106 PT. Putra Elektrikal Centralindo Jakarta S.60
107 PT. Agusta Centra Elektrindo Jakarta S,60
108 BSIN Karawang Plant HO Buliding Karawang S.60
109 Proyek 012 MotorCycle Jakarta S.60
110 PT. Cipta Dimensi Cileungsi S.60
111 Proyek Kampus UMN Serpong Tahap 3 Tanggerang S,40
112 Proyek Icon Mall Gresik S,60
113 PT. Anantagraha Jaya Mandiri Jakarta S,50
114 PT. Putra Elektrikal Centralindo Jakarta S.60
115 PT. Agusta Centra Elektrindo Jakarta S,10
116 PT. Agusta Centra Elektrindo Jakarta TS,25
117 Proyek 8L Podomoro Medan S.60
118 Proyek Bandung Bandung S,40
119 PT. Agusta Centra Elektrindo Jakarta S.60
REFERENCE LIST
LIGHTNING PROTECTION DIVISION
PERIOD 2018
NO NAME OF PROJECT LOCATION TYPE
1 Proyek WSK Bekasi Bekasi S,50
2 Proyek South Gate Tanjung Barat Jakarta TS,25
3 J-Project MM2100 Cibitung Bekasi S,60
4 Thailand Embassy Jakarta TS,25
5 Proyek Transmart Jambi Jambi S,50
6 Proyek Hotel Mercure Bengkulu Bengkulu S,40
7 Proyek Mess Pama BRCB Kalimantan S,60
8 Proyek RS Siloam Cinere Jakarta TS,25
9 Proyek Pakubuwono VI Jakarta TS,10
10 Proyek Pama SMMS GUD. HANDAK Kalimantan S,60
11 Proyek Astro Otopark Jakarta s,60
12 ProyekISTW Jakarta s,60
REFERENCE LIST
LIGHTNING PROTECTION DIVISION
PERIODE 2019
NO NAME OF PROJECT LOCATION TYPE
1 Proyek WSK Bekasi Bekasi S,50
2 Proyek South Gate Tanjung Barat Jakarta TS,25
3 J-Project MM2100 Cibitung Bekasi S,60
4 Thailand Embassy Jakarta TS,25
5 Proyek Transmart Jambi Jambi S,50
6 Proyek Hotel Mercure Bengkulu Bengkulu S,40
7 Proyek Mess Pama BRCB Kalimantan S,60
8 Proyek RS Siloam Cinere Jakarta TS,25
9 Proyek Pama SMMS GUD. HANDAK Kalimantan S,60
10 Proyek Astra Otopark Jakarta S,60
11 Proyek ISTW Jakarta S,60
12 Green Sedayu Office Park Jakarta S,60
13 Proyek Mayora Jakarta S,60
14 Proyek Harper Palembang Palembang Counter
15 Proyek Taman Ria Senayan Jakarta S,60
16 Proyek South gate 1-2 Jakarta S,60
17 Proyek Batulicin Kalimantan s,60
18 Proyek Novotel Bogor TS,25
19 Proyek Mayapada Hospital Jakarta S,60
20 Proyek Stacking House Jakarta TS,10
33 Proyek Aqua Banyuwangi S,60
34 Proyek PT. Asia Pasifik Fiber Karawang S,60
35 Proyek Senim Delta Mas Bekasi S,60
36 Proyek Green sedayu taman palem Jakarta S,50
37 Proyek Plaza Mandiri Bekasi Bekasi S,60
38 Proyek Living Plaza Makasar Makasar S,60
39 Proyek EURO Statik Taman Tekno Serpong Tanggerang S,60
40 Proyek Hotel Arya Duta Jakarta S,60
41 Proyek Torabika Intant Creamer Jakarta S,60
42 Proyek Kayana Lombok S,60
43 Proyek PT. Eben Haezer Trimegah Batam TS,25
44 Proyek Kensington Office tower Jakarta S,60
45 Proyek Hotel Mercure BSD Tanggerang S,40
46 Project RS. Siloam Cinere Jakarta Counter
47 Project RS. Siloam Ambon Counter
48 Project Pesantren Sukabumi (MEP) Sukabumi TS,10
49 PROJECT KALBE FARMA AHD Jakarta S,50
50 Project Lexington Residence Jakarta S,60
51 Project Next Nippom Technology Jakarta S,40
52 Project South gate apt 1-2 Jakarta S,60
53 PT. Eisai Indonesia Citeureup S,60
54 Project Andoro Kalimantan S,50
55 Project perkebunan sawit Medan S,60
56 Project Pindodeli Karawang S,60
57 Project Data center JK3 Cikarang TS,25
58 Novotel Bogor S,50
59 SSWP PC new Factory Karang asem S,60
60 Gramedia Padang TS,25
61 Cipta Niaga Cirebon S,40
62 Theme park Padalarang S,60
63 Univ. Parahyangan Bandung S,60
64 TPR Project Bekasi S,60
65 PT. Susilo Jaya Pratama Bogor S,60
66 PT. Alam Bintan Lestari Bintan S,50
67 Project NOF Mas Chemical Industries Bekasi S,60
68 project Budha Su Chi - Counter
69 Project Univ. Parahyangan Bandung S,40
70 Project Samsung Cimalaya Karawang S,60
71 Project Wahid Hasyim 168 Jakarta S,40
Produk Lightning Protection
GoldWeld
GoldWeld
Produk Data
SPD
SPD
Produk Data
Digital Lightning Flash Counter 6 Digits
Digital Lightning Flash Counter 6 Digits
Reference : P8011
The lightning flash counter is designed to keep a record of all direct lightning strikes on the external lightning protection system.
Produk Data
TS  10
TS - 10
Reference : P1503
The PREVECTRON® 3 TS10 Early Streamer Emission lightning conductor combines the latest technologies: OptiMax® technology, modularity, first ever UL certified ESE air terminal, eco-design
Produk Data
TS  25
TS - 25
Reference : P1513
The PREVECTRON® 3 TS25 Early Streamer Emission (ESE) lightning conductor combines the latest technologies: OptiMax® technology, modularity, first ever UL certified ESE air terminal, eco-design.
Produk Data
S  40
S - 40
Reference : P1523
The PREVECTRON® 3 S40 Early Streamer Emission lightning conductor combines the latest technologies: OptiMax® technology, modularity, first ever UL certified ESE air terminal, eco-design.
Produk Data
S  50
S - 50
Reference : P1533
The PREVECTRON® 3 S50 Early Streamer Emission lightning conductor combines the latest technologies: OptiMax® technology, modularity, first ever UL certified ESE air terminal, eco-design.
Produk Data
S60
S-60
Reférence : P1543
The PREVECTRON® 3 S60 Early Streamer Emission lightning conductor combines the latest technologies: OptiMax® technology, modularity, first ever UL certified ESE air terminal,
Produk Data